Sabtu, 30 Mei 2026

Ribuan Tahun Bertahan, Rahasia Panjang Umur 7 Negara Tertua di Dunia

Photo Author
Lalu Guruh Aprianto, Pesanrakyat.id
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:45 WIB
Nekropolis Giza di mesir (WartaLombok)
Nekropolis Giza di mesir (WartaLombok)

Georgia, Penjaga Warisan Eurasia

Georgia memiliki sejarah panjang sejak masa Kerajaan Colchis dan Kerajaan Iberia sekitar 1.500 tahun sebelum masehi. Berada di persimpangan antara Eropa dan Asia membuat wilayah ini menjadi jalur penting bagi perdagangan dan pertukaran budaya.

Kemampuan mempertahankan identitas nasional di tengah berbagai pengaruh luar menjadi salah satu alasan Georgia tetap bertahan hingga sekarang.

Ethiopia, Simbol Ketahanan Afrika

Ethiopia dikenal sebagai salah satu negara tertua di Afrika dengan sejarah kerajaan yang dimulai sejak Kerajaan D’mt sekitar tahun 980 sebelum masehi. Negara ini memiliki keunikan karena berhasil mempertahankan identitasnya selama berabad-abad.

Perkembangan sistem pertanian, teknologi pengolahan besi, serta kemampuan membangun pemerintahan yang stabil menjadi faktor penting dalam keberlangsungan peradaban Ethiopia.

Yunani, Warisan yang Mengubah Dunia

Yunani tidak hanya dikenal sebagai salah satu negara tertua, tetapi juga sebagai pusat lahirnya berbagai pemikiran yang membentuk dunia modern. Peradaban Yunani berkembang sekitar tahun 800 sebelum masehi dan menghasilkan berbagai konsep penting dalam bidang filsafat, demokrasi, seni, hingga ilmu pengetahuan.

Warisan pemikiran tokoh-tokoh Yunani kuno masih dipelajari dan digunakan hingga saat ini, menjadikan pengaruh negara tersebut tetap terasa meskipun telah melewati ribuan tahun sejarah.

Bertahan karena Mampu Beradaptasi

Keberlangsungan negara-negara tertua di dunia menunjukkan bahwa kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci utama dalam mempertahankan eksistensi sebuah bangsa. Meski mengalami perubahan pemerintahan, tantangan politik, hingga perkembangan teknologi, negara-negara tersebut tetap mampu menjaga identitas dan warisan budayanya.

Dari Mesir hingga Yunani, perjalanan panjang mereka menjadi bukti bahwa peradaban yang kuat tidak hanya dibangun oleh kekuasaan, tetapi juga oleh kemampuan masyarakatnya menjaga nilai, budaya, dan sejarah dari generasi ke generasi.*

Halaman:

Editor: Lalu Guruh Aprianto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X