Pesanrakyat.id - Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila.
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri terlihat tampak akrab di momen harlah Pancasila tersebut.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto angkat bicara mengenai pertemuan antara Ketua Umum PDIP itu dengan Prabowo.
Baca Juga: Pesan Penggagas Pancasila yang Menjadi Tahanan Politik di Masa Tua
Menurutnya pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi keduanya untuk membahas arah masa depan bangsa.
Hasto Kristiyanto menjelaskan kehadiran Megawati dalam upacara tersebut merupakan kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP.
Upacara ini merupakan tindak lanjut dari keputusan pemerintah yang menetapkan 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila.
"Tentu ini juga menjadi momentum yang baik bagi para pemimpin bangsa, pemimpin negara, pemimpin pemerintahan untuk bertemu seperti antara Presiden Prabowo dengan Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Hasto kepada wartawan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin 1 Juni 2026.
Baca Juga: Pancasila 1 Juni: Menagih Tanggung Jawab Sejarah Kaum Marhaenis
"Beliau adalah Presiden kelima yang punya banyak pengalaman dan juga memiliki hubungan baik kedekatan secara personal dengan Presiden Prabowo," sambung dia.
Hasto Kristiyanto berharap pertemuan kedua pemimpin tersebut menghasilkan pembicaraan yang mendalam mengenai persoalan bangsa.
"Sehingga pertemuan itu kita harapkan akan membahas hal-hal yang strategis tentang berbagai arah bangsa dan negara ke depan," harapnya.
Ditanya terkait posisi politik PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan Prabowo, Hasto menegaskan bahwa dalam konstitusi Indonesia tidak dikenal istilah oposisi.