Pesanrakyat.id - Semakin menekuk rupiah spot ditutup pada level Rp 18.049 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Kamis 4 Mei 2026, melemah 0,45% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 17.967 per dolar AS.
Lagi dan lagi, ini adalah posisi penutupan rupiah yang terlemah sepanjang sejarah dunia.
Terungkap di Asia, posisi rupiah saat ini melemah bersama beberapa mata uang lainnya.
Ringgit Malaysia mencatat pelemahan terdalam yakni 0,61%, disusul rupiah yang melemah 0,45%, won Korea melemah 0,27%, dolar Taiwan melemah 0,12%, dolar Singapura melemah 0,08%, dan rupee India yang melemah 0,05%.
Sedangkan mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS sore ini.
Peso Filipina menguat 0,20%, baht Thailand menguat 0,14%, yen Jepang menguat 0,10%, yuan China menguat 0,02% dan dolar Hong Kong menguat 0,01% terhadap dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 99,49, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 9,52.
Baca Juga: Verifikasi Wajah dan Pendaftaran Mandiri. Bidik Akurasi Penerima
Salah satu faktor utama yang menekan harga dolar hari ini terhadap rupiah adalah perpindahan dana investor global dari negara berkembang (emerging market) ke negara maju (developed market).
Pergerakan rupiah di pasar luar negeri mencerminkan masih dominannya tekanan eksternal terhadap mata uang negara berkembang.
Kuatnya dolar AS tetap menjadi faktor utama, dengan indeks dolar tercatat berada di level 99,44.
Di sisi lain, harga minyak mentah Brent mengalami koreksi 0,56 persen ke posisi USD97,26 per barel setelah sehari sebelumnya melonjak 1,89 persen dari USD96,78 menjadi USD97,81 per barel.
Baca Juga: Lombok Timur Masuk 42 Daerah Percontohan Nasional Digitalisasi Bansos
Artikel Terkait
Rupiah Konsisten Jadi Idola di Asia
Nilai Rupiah Menguat dibayangi Hasil Obligasi AS
Nilai Rupiah Mulai Menguat, ditopang Turunnya Kasus COVID-19
Prediksi Nilai Tukar Rupiah Pekan Depan
Dolar AS Semakin Menekuk Rupiah, Ini Pesan untuk Kelas Menengah