Jumat, 5 Juni 2026

Mendikdasmen Gerak Cepat, SDN 5 Kotaraja dan SDN 1 Jerowaru Segera Diperbaiki

Photo Author
Lalu Guruh Aprianto, Pesanrakyat.id
- Rabu, 3 Juni 2026 | 12:14 WIB
Bupati dan Sekda Lombok Timur Saat Bertemu Mendikdasmen Abdul Mu'ti (PESANRAKYAT)
Bupati dan Sekda Lombok Timur Saat Bertemu Mendikdasmen Abdul Mu'ti (PESANRAKYAT)

PESANRAKYAT.ID - Kabar baik datang bagi dunia pendidikan di Kabupaten Lombok Timur. Dua sekolah dasar yang mengalami kerusakan berat, yakni SDN 5 Kotaraja dan SDN 1 Jerowaru, dipastikan akan segera mendapatkan penanganan dari pemerintah pusat.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin didampingi Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik bertemu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Haerul menyampaikan langsung kondisi sejumlah sekolah di Lombok Timur yang mengalami kerusakan, baik kategori rusak sedang maupun rusak berat, dan membutuhkan penanganan segera demi menjamin keamanan serta kenyamanan proses belajar mengajar.

“Alhamdulillah, sekolah dasar kita yang mengalami rusak berat di Jerowaru dan Kotaraja langsung direspon dengan direktif langsung Pak Menteri ke jajarannya untuk ditangani dalam waktu dekat,” ungkap Bupati Haerul usai pertemuan.

Menurutnya, perhatian cepat dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya para siswa, guru, dan orang tua yang selama ini berharap adanya perbaikan fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan.

Selain membahas SDN 5 Kotaraja dan SDN 1 Jerowaru, Bupati juga menyampaikan kondisi sejumlah sekolah lainnya yang membutuhkan revitalisasi. Ia berharap pemerintah pusat dapat terus memberikan dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Lombok Timur.

Haerul menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di daerah.

Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak hanya sebatas memperbaiki gedung sekolah, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran mendalam dan berkelanjutan sebagai fondasi mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut sejalan dengan tren peningkatan indikator pendidikan di Lombok Timur. Berdasarkan data tahun 2025, Harapan Lama Sekolah (HLS) mencapai 14,08 tahun, sementara Rata-rata Lama Sekolah (RLS) berada pada angka 7,71 tahun. Capaian tersebut menunjukkan perkembangan positif dibandingkan periode sebelumnya.

Dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan di Lombok Timur juga telah terlihat sebelumnya. Pada pertengahan Mei 2026 lalu, sebanyak 87 satuan pendidikan yang telah direvitalisasi di Kabupaten Lombok Timur diresmikan sebagai hasil sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Langkah cepat Kemendikdasmen dalam merespons kebutuhan perbaikan SDN 5 Kotaraja dan SDN 1 Jerowaru diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, terutama di wilayah yang masih membutuhkan perhatian terhadap infrastruktur sekolah.

Dengan kondisi bangunan yang lebih aman dan layak, para siswa diharapkan dapat belajar dengan lebih nyaman, sementara para tenaga pendidik dapat menjalankan proses pembelajaran secara optimal demi menciptakan generasi yang lebih berkualitas di masa mendatang.*

Editor: Lalu Guruh Aprianto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X