Hari pertama diikuti sekitar 349 peserta, sedangkan hari kedua diisi kegiatan Training of Trainer (ToT) bagi sekitar 401 Agen Perlinsos yang nantinya akan menjadi ujung tombak pendampingan masyarakat dalam penggunaan sistem baru.
Melalui uji coba ini, Lombok Timur diharapkan mampu menjadi model penerapan digitalisasi bantuan sosial yang efektif dan akunt]abel. Jika berhasil, pengalaman daerah ini dapat menjadi referensi bagi pemerintah pusat dalam memperluas implementasi sistem serupa ke seluruh Indonesia.
Langkah tersebut sekaligus menegaskan posisi Lombok Timur sebagai salah satu daerah yang aktif mendukung agenda transformasi digital nasional demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin modern dan berpihak kepada masyarakat