nasional

Viral Vendor Roti Bongkar Kelakuan SPPG di Kota Serang, Minta Manipulasi Harga di Nota Anggaran MBG

Jumat, 5 Juni 2026 | 14:20 WIB
Foto ilustrasi: Viral unggahan SPPG minta turunkan harga pada vendor roti untuk MBG. (Freepik/topntp26 - Threads/spidolls)

Masih belum menyerah, pihak SPPG juga menjanjikan tawaran kerja sama untuk terus berlangganan jika harga dikurangi.

Baca Juga: ​BAIS Rampok Warga, Kodam Gusur Rancapinang: GMNI Jakarta Kutuk Kebangkitan Orde Baru Sebagai Pengkhianatan Pancasila 1 Juni dan Konstitusi UUD 1945!

Sudah Laporkan SPPG Terkait pada Pihak Berwenang

Setelah utasnya viral hingga mendapat likes lebih dari 29 ribu, pengunggah mengabarkan jika dirinya tak bisa membuka SPPG mana yang menghubunginya tersebut.

Namun, ia menyatakan bahwa dirinya sudah melaporkan tindakan tersebut kepada pihak yang berwenang.

“Maaf ya aku belum bisa spill SPPG-nya. Untuk saat ini kasusnya sudah dilaporkan ke pihak yang berwenang, jadi kita tunggu update selanjutnya aja,” ungkapnya.

“Makasih banyak atas support dan perhatiannya. Semoga kita selalu dijauhkan dari perilaku culas, dan dzolim,” lanjutnya.

Baca Juga: Semakin Lemah, Ini Posisi Terburuk Rupiah Sepanjang Sejarah

Pengakuan Warganet, Ungkap Sempat Dapat Tawaran Serupa

Menilik komentar di utas tersebut, terlihat beberapa warganet juga mengaku pernah mendapatkan pengalaman serupa.

Mereka dihubungi oleh pihak SPPG untuk menurunkan harga jual, tapi tetap menyertakan atau menaikkan harga asli.

“Saya pernah diminta untuk si menu MBG tiap mingguan, harga produkku Rp20.000, dia minta harga Rp5.000. Saya tolak, dia minjadRpdi Rp7.000, katanya biar pake bahan frozen aja. Padahal saya susah jaga nama baik brand saya denga motto daging fresh dan dia menjatuhkannya untuk keuntungan pribadi,” tulis akun @mypiamoepalu.

“Ini sama banget, aku produksi dimsum homemade yang full daging dan diminta buat drop ke MBG ditawar setengah harga tapi mereka markup harga di atas harga jualku. Mending aku skip, Insya Allah rezeki datang jauh lebih banyak lagi,” tulis akun @tiarrakasih.

Baca Juga: Kejagung Ungkap Dugaan Yayasan Terafiliasi Petinggi BGN dalam Kasus Korupsi MBG

“Pernah banget aku mau dapat orderan ompreng, kebetulan aku bergerak di bidang import horeca. Aku ambil untung Rp2.000 per ompreng, ya kali disuruh markup buat keuntungan mereka Rp20.000 per ompreng. Waktu ini mau order 60.000, tapi karena takut dosa dan jadi masalah ke depannya, aku ga ambil projectnya. Setiap ada dari SPPG mau order, langsung aku tolak,” tulis akun @hey.indahoy.***

Halaman:

Tags

Terkini